OJK mencatat, penyaluran pinjaman industri pergadaian pada Juli 2026 tumbuh sebesar 50,73% yoy menjadi Rp160,78 triliun dengan tingkat risiko kredit yang terjaga.
Pinjaman terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk Gadai, yaitu sebesar Rp136,39 triliun atau 84,43% dari total pinjaman yang disalurkan industri pergadaian.
Baca Juga: 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru Jadi Target 2027, Danantara Ikut Dilibatkan
Sumber pendanaan pergadaian periode Juli 2026 sebesar Rp126,93 triliun meningkat 65,71% yoy. Sumber pendanaan Perusahaan Pergadaian berasal dari Pinjaman yang Diterima sebesar Rp111,46 triliun (87,81%) dan Surat Berharga Yang Diterbitkan sebesar Rp15,47 triliun (12,19%).
OJK akan terus mendorong pengembangan industri pergadaian yang sehat, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan inklusi keuangan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan formal di seluruh Indonesia.(*)
Artikel Terkait
OJK Cabut Izin Usaha Credit Saison Indonesia Finance